Header, burung terkecil di dunia result

Mungil Tapi Memikat, Ini Daftar 8 Burung Terkecil di Dunia!

Dalam rimba raya maupun hutan tropis, ada burung-burung yang begitu kecil hingga sulit dipercaya bahwa mereka benar-benar nyata. Burung terkecil di dunia punya pesona tersendiri dan membuktikan bahwa kemolekan mereka tak kalah istimewa dari burung terbesar di dunia.

 

Bagi kamu yang mengira semua burung punya ukuran sebanding dengan pipit atau merpati, daftar ini akan membukakan matamu. Spesies burung terkecil ini juga masuk dalam salah satu burung tercantik di dunia dengan keunikannya masing-masing.

 

Daftar Burung Terkecil di Dunia

Berikut adalah beberapa burung dengan ukuran tubuh paling mungil yang berhasil menarik perhatian para peneliti dan pencinta fauna. Daftar ini tersusun berdasarkan peringkat burung yang paling kecil hingga yang sedikit lebih besar, lengkap dengan informasi asal muasal endemiknya.

 

1. Bee Hummingbird (Mellisuga helenae)

1. Bee Hummingbird (Mellisuga helenae) result

 

Bee Hummingbird atau burung kolibri lebah merupakan jawaban dari pertanyaan: seberapa kecil burung bisa tumbuh? Burung ini hanya berukuran sekitar 5,5 cm dengan bobot yang tak sampai 2 gram, yang membuatnya mendapatkan status sebagai burung sekaligus vertebrata terkecil di bumi . Habitat aslinya berada di Kuba.

 

Dengan tubuh yang tak lebih besar dari biji kopi, Bee Hummingbird memiliki warna bulu mencolok. Jika kamu mencermati, burung jantan terlihat memiliki dada berwarna merah muda menyala, sementara burung betina cenderung memiliki warna abu kehijauan.

 

Keunikan lainnya, telur burung kolibri hanya sebesar ujung pensil dan sarangnya kerap terselip di antara daun-daun kecil yang nyaris tak terlihat oleh mata manusia. Menjadi salah satu burung termahal di dunia, status konservasi burung ini sudah masuk terancam karena sering jadi perburuan.

 

2. Short-tailed Pygmy Tyrant (Myiornis ecaudatus)

2. Short tailed Pygmy Tyrant (Myiornis ecaudatus) result

 

Burung yang satu ini hidup tersembunyi di kedalaman hutan Amazon, Amerika Selatan. Ukurannya hanya sekitar 6,5 cm dan beratnya kira-kira 4 gram. Namanya yang panjang tidak sebanding dengan tubuhnya yang kecil nan gesit.Ā 

 

Meskipun tidak masuk dalam burung tercepat di dunia namun perilakunya sangat aktif, bahkan dikenal sering berkicau sepanjang hari. Tidak heran bila Short-tailed Pygmy Tyrant menyandang status burung pengicau terkecil di dunia. Tubuhnya berbentuk agak bulat dengan ekor yang sangat pendek dan warna bulu cokelat keabu-abuan.Ā 

 

3. Weebill (Smicrornis brevirostris)

3. Weebill (Smicrornis brevirostris) result

 

Weebill menyandang gelar sebagai burung terkecil di Australia. Panjang tubuhnya sekitar 8–9 cm, dan beratnya tidak lebih dari 6 gram. Ia biasanya bisa kamu temukan di semak belukar atau hutan eukaliptus di berbagai penjuru Australia.

 

Burung ini tampak sederhana dengan bulu berwarna zaitun pucat dan paruh yang pendek. Meskipun tidak mencolok, Weebill memiliki keahlian luar biasa dalam membangun sarang berbentuk bola dari rumput dan serat kayu. Sarangnya sering tergantung di cabang rendah, terlindung dari pandangan pemangsa.

 

Status konservasi Weebill masih terbilang stabil dan walaupun tidak memiliki nilai setinggi harga burung kolibri lebah namun terlalu berharga untuk diperdagangkan. Sama halnya dengan burung terkecil di Indonesia yang umumnya perlu izin khusus dalam memeliharanya, hal ini berlaku juga untuk Weebill.

 

4. Pardalote Terkecil (Pardalotus pusillus)

4. Pardalote Terkecil (Pardalotus pusillus) result

 

Spesies mungil ini juga berasal dari Australia dan sering mendapatkan julukan sebagai permata hutan karena bulunya yang berkilau. Panjangnya hanya berkisar antara 8 hingga 10 cm dengan berat sekitar 8 gram.

 

Burung Pardalote ini memiliki pola bulu yang indah dengan bintik-bintik putih di punggung hitamnya memberi kesan seperti taburan bintang. Meskipun tubuhnya kecil, suaranya mampu menyaingi burung yang jauh lebih besar.Ā 

 

Mereka menyukai area berhutan yang lembap dan sering terlihat berpasangan saat mencari serangga kecil. Ia juga gemar mengkonsumsi telur serangga dan sering membantu pohon eucalyptus dalam mengusir hama.

 

5. Goldcrest (Regulus regulus)

5. Goldcrest (Regulus regulus) result

 

Goldcrest dapatĀ  kamu temukan di berbagai wilayah Eropa dan Asia. Ia memiliki dan julukan “raja burung kecil” karena mahkota berwarna keemasan di kepalanya. Panjang tubuhnya hanya sekitar 8,5–9,5 cm dengan berat 5–7 gram.

 

Bulu burung ini tampak seperti mantel musim dingin yang mewah, padat dan halus. Keunikan Goldcrest tak hanya pada ukurannya yang kecil, tetapi juga daya tahan tubuhnya yang luar biasa. Ia dapat bertahan di suhu yang sangat rendah dan tetap aktif di tengah salju.

 

6. Crimson Chat (Epthianura tricolor)

6. Crimson Chat (Epthianura tricolor) result

 

Burung satu ini berasal dari Australia tengah dan barat. Dengan ukuran tubuh sekitar 10 cm dan bobot ringan sekitar 10 gram, Crimson Chat tampak mencolok karena warna merah menyala pada dada dan perut jantannya.

 

Ia tergolong burung yang aktif dan lincah, kerap berpindah tempat dengan cepat. Burung ini senang hidup di daerah semi-gurun dan padang rumput kering. Dalam musim kawin, Crimson Chat jantan akan menari di sekitar betinanya sambil mengepakkan sayap kecilnya sebagai bentuk rayuan.

 

7. Verdin (Auriparus flaviceps)

7. Verdin (Auriparus flaviceps) result

 

Verdin berasal dari kawasan gurun Amerika Utara, terutama di bagian barat daya Amerika Serikat dan Meksiko. Ukurannya sekitar 10 cm dengan berat hanya sekitar 7 gram. Kepala burung ini berwarna kuning cerah dengan tubuh abu-abu muda yang elegan.Ā 

 

Meski kecil, Verdin adalah arsitek ulung; sarangnya berbentuk bola besar dari ranting dan rumput, jauh lebih besar dibandingkan tubuh mungilnya. Ia aktif di siang hari dan sangat lincah dalam mencari serangga di sela-sela ranting kaktus.

 

8. Triple-collared Seedeater (Sporophila torqueola)

8. Triple collared Seedeater (Sporophila torqueola) result

 

Burung ini memiliki ukuran sekitar 9,5 cm dan bobot sekitar 10 gram. Ditemukan di Meksiko hingga Panama, burung ini termasuk dalam keluarga pemakan biji-bijian dan sering hidup di padang rumput terbuka.

 

Burung jantan memiliki tiga garis kerah mencolok di lehernya yang membuatnya mudah dikenali. Meski kecil, burung ini sering menempati posisi dominan dalam kelompoknya dan menyanyikan lagu-lagu pendek namun merdu dari balik rerumputan.

 

Temukan Burung-Burung Kecil Ini di Bali Bird Park

Temukan Burung Burung Kecil Ini di Bali Bird Park result

 

Jika kamu ingin melihat langsung bagaimana rupa burung-burung kecil ini, Bali Bird Park di Gianyar adalah tempat yang tepat. Di taman burung ini, kamu bisa menyaksikan berbagai spesies dari seluruh dunia dalam lingkungan yang dirancang mirip habitat aslinya.

 

Jangan lewatkan kesempatan untuk melihat dari dekat ukuran mungil Bee Hummingbird atau Weebill yang mungkin sebelumnya hanya kamu dengar lewat buku dan film dokumenter. Harga tiket Bali Bird Park mulai dari Rp385.000 untuk dewasa dan Rp265.000 bagi anak-anak yang bisa kamu pesan di sini.Ā 

 

Dukung Program Fighting Extinction di Bali Bird Park

Dukung Program Fighting Extinction di Bali Bird Park result

 

Bali Bird Park tak hanya menawarkan hiburan, tetapi juga berperan aktif dalam konservasi melalui program Fighting Extinction. Program ini bertujuan untuk melindungi spesies burung yang terancam punah melalui penangkaran, edukasi, dan pelepasan kembali ke alam liar.

 

Kamu bisa turut serta dalam program ini dengan mengunjungi taman dan berdonasi, atau cukup menyebarkan informasi tentang pentingnya pelestarian satwa liar.Ā 

 

Kunjungi laman resminya untuk tahu lebih banyak seputar dunia burung termasuk konservasi burung terkecil di dunia. Buat perjalanan wisatamu semakin berarti dengan bergabung sebagai member Fighting Extinction.

Greetings from Bali Bird Park

Chat on whatsapp or send an email
info@balibirdpark.com

Call usĀ +62 361 299352
Beli Tiket