Pernahkah kamu terpukau melihat barisan burung berwarna merah muda yang berdiri elegan di atas satu kaki? Ya, mereka adalah burung flamingo, salah satu spesies paling ikonik di dunia hewan.Ā
Sulit mengalihkan pandangan ketika melihat flamingo berdiri anggun dengan warna bulu yang begitu memikat. Tidak heran jika burung ini menjadi simbol keanggunan dan daya tarik alam tropis di berbagai belahan dunia.
Buat kamu yang ingin melihat langsung keindahan burung ini tanpa harus terbang ke Afrika atau Amerika Selatan, Bali Bird Park bisa jadi destinasi sempurna. Di sini, kamu bisa belajar banyak tentang kehidupan, perilaku, hingga rahasia warna indah yang membuat burung flamingo begitu unik.
Ciri Khas


Ciri paling mencolok dari flamingo tentu terletak pada warna bulu merah mudanya yang begitu memikat. Menariknya, warna tersebut sebenarnya bukan bawaan lahir, melainkan hasil dari asupan makanan mereka.Ā
Kandungan karotenoid (pigmen alami yang terdapat pada alga, udang kecil, serta kerang) memberikan rona merah muda hingga kemerahan pada bulu dan kulit kaki flamingo. Jika kekurangan sumber makanan ini, warna tubuh mereka perlahan akan memudar menjadi putih keabu-abuan.
Tak hanya itu, flamingo juga dikenal memiliki kaki jenjang dan leher yang lentur, memudahkan mereka mencari makanan di perairan dangkal.Ā
Paruh flamingo yang melengkung ke bawah bekerja seperti saringan alami. Gerak lembutnya di air membantu menangkap plankton dan makhluk kecil di balik lumpur.Ā
Dengan panjang tubuh mencapai 90ā150 cm, flamingo termasuk burung berukuran besar, namun tetap tampak anggun ketika berdiri maupun terbang.
Habitat dan Sebaran di Dunia


Habitat burung flamingo tersebar cukup luas di seluruh dunia. Mereka dapat ditemukan di Afrika, Amerika Selatan, Karibia, Eropa Selatan, hingga Asia Selatan. Lingkungan favorit flamingo biasanya berupa danau dangkal, rawa asin, atau laguna berair payauātempat yang kaya akan mikroorganisme yang menjadi sumber makanan utama mereka.
Beberapa danau di Afrika Timur seperti Danau Nakuru dan Danau Natron bahkan menjadi rumah bagi jutaan flamingo kecil (Lesser Flamingo) setiap musim kawin. Ribuan flamingo merah muda yang terbang bersama di musim itu menghadirkan keajaiban alam yang memukau.
Makanan dan Perilaku


Makanan menjadi salah satu aspek paling menarik dari kehidupan flamingo. Mereka dikenal sebagai penyaring alami perairan dangkal. Dengan paruhnya yang unik, flamingo menundukkan kepala ke bawah air dan mengayunkan paruhnya ke kanan dan kiri sambil menyaring lumpur, diatom, dan alga mikroskopis.
Ā
Selain berperan dalam mencari makan, proses ini turut menjaga kualitas air dan menyeimbangkan populasi organisme kecil di dalamnya.
Kaitan antara pola makan dan warna bulu flamingo ternyata sangat kuat. Kandungan karotenoid yang diserap dari makanan akan tersimpan di jaringan kulit serta bulu, membentuk warna merah muda cerah yang menjadi ciri khasnya.
Ā
Di taman satwa seperti Bali Bird Park, nutrisi flamingo dirancang khusus dengan tambahan zat alami agar keindahan warnanya tetap konsisten dan tidak memudar.
Tak hanya menarik secara visual, flamingo juga dikenal sebagai spesies yang sangat bersosialisasi. Mereka hidup dalam koloni besar berisi ribuan hingga jutaan ekor. Gaya hidup berkelompok ini membantu mereka menghindari ancaman predator serta meningkatkan peluang keberhasilan saat musim berkembang biak tiba.Ā
Salah satu perilaku menariknya adalah ritual tarian kawin, ketika ratusan flamingo bergerak serempak dengan leher terangkat dan sayap terbuka dan menciptakan pemandangan yang memukau.
Spesies Flamingo di Seluruh Dunia


Tahukah kamu bahwa ada enam spesies flamingo yang diakui secara global? Masing-masing spesies memiliki ciri khas tersendiri, mulai dari warna, ukuran, hingga habitat, namun semuanya sama-sama memikat dan fotogenik!
Berikut di antaranya:
1. Greater Flamingo (Phoenicopterus roseus)


Phoenicopterus roseus merupakan spesies terbesar dan paling tersebar luas, yang hidup di Afrika, Eropa Selatan, dan Asia Selatan.
2. Caribbean Flamingo (Phoenicopterus ruber ruber)


Dikenal dengan warna paling cerah di antara semua spesies, jenis ini banyak ditemukan di Karibia dan pantai Amerika Tengah.
3. Chilean Flamingo (Phoenicopterus chilensis)


Spesies Phoenicopterus chilensis hidup di wilayah dataran tinggi Amerika Selatan, terutama di Argentina dan Chili.
4. Andean Flamingo (Phoenicoparrus andinus)


Spesies ini hidup di dataran tinggi Andes dan memiliki ciri khas pita merah muda di kaki kuningnya.
5. Jamesās Flamingo (Phoenicoparrus jamesi) atau Puna Flamingo


Dulu sempat dianggap punah, burung flamingo pink ini akhirnya ditemukan kembali di tahun 1956 di Pegunungan Andes.
6. Lesser Flamingo (Phoeniconaias minor)


Lesser Flamingo merupakan spesies terkecil namun paling banyak populasinya. Umumnya ditemukan di danau-danau asin Afrika Timur, India, dan Madagaskar.
Fakta Menarik Flamingo yang Jarang Diketahui


Berikut beberapa fakta menarik yang mungkin belum kamu tahu tentang berbagai jenis flamingo:
- Flamingo bisa hidup hingga 50 tahun di alam liar.
- Warna bulunya bisa berubah tergantung pada komposisi makanannya dan kadar pigmen karotenoid yang mereka konsumsi setiap hari.
- Mereka sering berdiri di satu kaki untuk menjaga suhu tubuh tetap stabil dan menghemat energi saat beristirahat di perairan.
- Flamingo terbang dalam formasi berbentuk āVā saat bermigrasi, mirip dengan angsa atau bebek, agar lebih hemat energi dan mudah bernavigasi.
- Anak flamingo lahir dengan bulu putih keabu-abuan, baru berubah menjadi merah muda seiring pertumbuhan dan asupan makanan berpigmen tinggi.
- Selama musim kawin, koloni besar flamingo dapat menghasilkan telur dalam jumlah ribuan, yang diletakkan di sarang berbentuk kerucut dari lumpur.
- Flamingo dikenal setia pada pasangannya dan berbagi tugas menjaga telur serta memberi makan anak bersama secara bergantian.
- Di zaman Romawi kuno, lidah flamingo dianggap makanan mewah yang hanya disajikan di pesta bangsawan, simbol status sosial yang tinggi dan eksklusif.
FAQ
1. Apakah semua flamingo berwarna pink?
Tidak selalu. Warna flamingo tergantung dari makanannya. Jika mereka kekurangan karotenoid, warna bulunya bisa memudar menjadi putih.
2. Di mana tempat terbaik melihat flamingo di Indonesia?
Kamu bisa melihatnya langsung di Bali Bird Park, tempat konservasi unggas internasional yang memelihara flamingo dengan habitat mirip aslinya.
3. Mengapa flamingo sering berdiri dengan satu kaki?
Para ahli menduga kebiasaan ini membantu mereka mengatur suhu tubuh, menghemat energi, atau mengeringkan kaki setelah lama berendam.
Kesimpulan
Dari warna merah mudanya yang memesona hingga kebiasaan sosialnya yang unik, burung flamingo memang salah satu keajaiban alam yang patut dikagumi. Mereka bukan hanya indah dipandang, tetapi juga punya peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem perairan.
Bagi kamu yang ingin melihat lebih dekat flamingo di Indonesia sekaligus berinteraksi dan menyaksikan keanggunannya, yuk, kunjungi Bali Bird Park!
Kamu bisa menyaksikan langsung berbagai spesies flamingo dalam lingkungan yang dirancang menyerupai habitat aslinya, sambil belajar lebih banyak tentang dunia burung dari seluruh penjuru dunia.
Rasakan pengalaman edukatif dan penuh warna yang tak terlupakan bersama keluarga dan teman di Bali Bird Park, rumah bagi keindahan dan pengetahuan tentang satwa unggas internasional!










