Jika kamu penasaran dengan jenis burung nuri yang ada di dunia, maka kamu tidak sendirian. Burung dengan warna bulu yang memikat ini memang selalu berhasil menarik perhatian, baik karena kecantikannya maupun kepintarannya.
Banyak orang mengenalnya hanya sebatas burung peliharaan yang bisa menirukan suara manusia. Padahal, ada ratusan spesies nuri yang tersebar di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia yang punya keunikan tersendiri.Ā
Nah, daripada terus penasaran, mari kita bahas informasi soal jenis burung nuri di Indonesia dan dunia melalui artikel di bawah!
Sekilas Tentang Burung Nuri


Burung nuri merupakan bagian dari keluarga besar Psittacidae dan Psittaculidae, yang termasuk kerabat dekat burung paruh bengkok lain, seperti kakatua.
Ciri khas yang paling mudah dikenali adalah paruhnya yang melengkung kuat dan bentuk tubuh yang proporsional. Selain itu, warna bulu burung ini terlihat sangat cerah dan beragam, mulai dari hijau, merah, biru, sampai kombinasi warna yang mencolok.
Selain cantik, burung nuri juga terkenal dengan kecerdasannya, lho. Karena ternyata banyak jenis burung nuri yang bisa bicara dengan meniru suara lingkungan dan mengulang kata yang sering mereka dengar.
Nah, kemampuan ini muncul berkat organ suara khusus bernama syrinx yang memungkinkan mereka menghasilkan variasi bunyi.
Habitat alami nuri tersebar luas di kawasan tropis dan subtropis, seperti Asia, Australia, hingga kepulauan Pasifik. Di habitatnya, burung nuri biasanya akan hidup berkelompok, memakan buah-buahan, nektar, biji-bijian, hingga serangga kecil.
Daftar Lengkap Jenis Burung Nuri


Kalau kamu penasaran berapa macam burung nuri yang ada, maka jawabannya mencapai ratusan spesies di seluruh dunia. Nah, supaya lebih gampang mengenalinya, yuk, cek beberapa kelompok jenis burung nuri berdasarkan klasifikasi dan persebarannya:
Klasifikasi Ilmiah Burung Nuri
Secara ilmiah, burung nuri masuk dalam ordo Psittaciformes. Ordo ini terbagi lagi menjadi beberapa famili, yaitu:
- Psittaculidae: nuri sejati yang banyak ditemukan di Asia, Australia, dan Pasifik.
- Cacatuidae: kakatua yang masih satu kerabat, meski punya jambul khas di kepalanya.
- Psittacidae: parrot sejati yang lebih banyak tersebar di Amerika.
Sementara itu, fokus artikel ini adalah pada nuri dari famili Psittaculidae yang banyak terdapat di Asia dan Australia, termasuk spesies endemik Indonesia.
Jenis Burung Nuri di Indonesia


Indonesia terkenal sebagai salah satu surga burung nuri, terutama di wilayah timur seperti Maluku dan Papua. Nah, biar lebih jelas, yuk cek beberapa spesies penting berikut:
1. Nuri Kepala Hitam (Lorius lory)
Burung Nuri Kepala Hitam ini cukup mudah dikenali berkat bulu hitam di kepalanya yang terlihat layaknya sebuah topi. Sementara itu, warna tubuhnya didominasi merah dengan campuran biru dan hijau. Habitat aslinya di Papua dan Papua Nugini dengan status konservasi risiko rendah (least concern).
2. Nuri Talaud (Eos histrio)
Burung ini juga sering dipanggil sampiri, yang termasuk burung endemik Kepulauan Talaud. Bulu burung ini indah karena berwarna merah dan biru mencolok. Sayangnya, statusnya kritis (Endangered) akibat perburuan dan perdagangan liar.
3. Nuri Hijau (Charmosyna placentis)
Spesies Burung Nuri Hijau yang mungil ini punya bulu yang didominasi oleh warna dominasi bulu hijau cerah dan bercak merah di pipi maupun dadanya. Burung yang menghuni Maluku, Papua, hingga Kepulauan Bismarck status konservasinya rendah (least concern).
4 Nuri Merah atau Nuri Maluku (Eos bornea)
Hampir seluruh tubuhnya berwarna merah terang dengan ekor kecokelatan. Burung ini banyak ditemukan di Maluku dan jadi ikon satwa khas daerah tersebut. Saat ini status konservasinya termasuk berisiko rendah.
5. Nuri Aru (Chalcopsitta scintillata)
Tubuh Nuri Arus terlihat lebih besar dengan bulu dominan hijau tua yang berpadu dengan warna kuning di dada dan merah di pipinya. Nuri ini berasal dari Kepulauan Aru dan Papua dengan status konservasi risiko rendah.
6. Nuri Pelangi (Trichoglossus haematodus)
Nuri Pelangi merupakan salah satu spesies paling populer karena warnanya yang sangat beragam, yaitu biru, hijau, merah, oranye, dan kuning, layaknya pelangi.
Burung yang sering mendapat julukan perkici ini tersebar di kawasan Papua, Maluku, dan Nusa Tenggara. Untungnya status konservasinya termasuk risiko rendah.
7. Nuri atau Perkici Papua (Charmosyna papou)
Burung yang menempati kawasan Papua Barat ini berukuran besar dengan ekor yang sangat panjang. Tubuh burung dengan status konservasi rendah ini berwarna merah dan hijau, dengan variasi hitam pada beberapa subspesies.Ā Ā
8. Nuri Pipi Merah (Geoffroyus geoffroyi)
Burung yang hidup di dataran rendah, hutan rawa, dan hutan monsoon Papua, Nusa Tenggara, dan Maluku ini status konservasinya berisiko rendah. Burung jantannya punya wajah merah muda dan pipi merah, sementara betina berkepala cokelat.Ā Ā
9. Nuri Sayap Hitam (Eos cyanogenia)
Burung endemik Biak ini punya tubuh merah dengan sayap hitam mencolok. Status konservasinya rentan karena perburuan.
Jenis Burung Nuri di Asia Tenggara & Pasifik


Selain Indonesia, beberapa negara tetangga juga memiliki spesies nuri yang unik, di antaranya:
1. Nuri Filipina/Betet-kelapa Filipina (Tanygnathus lucionensis)
Sesuai namanya, burung ini habitatnya ada di Filipina, dengan rumah di ara hutan dataran rendah negara tersebut. Tubuh burung dengan status konservasi hampir terancam ini didominasi hijau dengan paruh merah terang.Ā Ā
2. Nuri Ara Edward (Psittaculirostris edwardsii)
Ukuran burung endemik Papua Nugini ini termasuk kecil, sekitar 18 cm saja. Ciri khasnya ada pada warna hijau kekuningan dengan garis merah di pipi.Ā Saat ini status konservasinya termasuk berisiko rendah.
Jenis Burung Nuri Australia


Australia adalah rumah bagi beberapa spesies nuri paling terkenal, seperti:
1. Nuri Pelangi Australia (Trichoglossus moluccanus)
Mirip dengan perkici pelangi di Indonesia, tapi spesies yang status konservasinya berisiko rendah ini punya warna biru di bagian kepala dan dada yang merah cerah.Ā Ā
2. Nuri Eclectus (Eclectus roratus)
Spesies ini unik karena jantan dan betina punya warna berbeda, di mana jantan akan punya bulu dengan paruh oranye dan betina berwarna merah-biru. Saat ini status konservasinya berisiko rendah.
3. Nuri Budgerigar/Budgie (Melopsittacus undulatus)
Nuri kecil ini dikagumi karena bulu hijau kekuningan yang bercorak hitam. Karena status konservasinya berisiko rendah, saat ini banyak orang yang memeliharanya sebagai burung hias.Ā
4. Nuri Rosella (Platycercus elegans)
Nuri yang status konservasinya rendah ini terlihat mempesona karena pipinya yang kebiruan dan sejumlah variasi warna lain di bulunya, seperti merah, kuning, hingga oranye.Ā Ā
Status Konservasi Burung Nuri


Meski cantik dan cerdas, banyak spesies nuri yang menghadapi ancaman serius. Menurut daftar IUCN, sebagian besar berada pada kategori rentan hingga kritis. Ancaman utamanya adalah perdagangan ilegal, hilangnya habitat hutan, serta perburuan untuk menjadi hewan peliharaan.
Untungnya, ada banyak upaya konservasi yang dilakukan, seperti penangkaran, sanctuary, hingga larangan ekspor satwa liar.
Di Indonesia, ada Bali Bird Park yang berperan aktif dalam upaya ini lewat program Fighting Extinction, yang fokus pada pelestarian burung langka, termasuk beberapa spesies nuri.Ā
Kalau kamu tertarik melihat langsung berbagai jenis burung nuri yang mempesona ini, datang saja ke Bali Bird Park. Di sini ada lebih dari 1.300 burung dari 250 spesies, termasuk koleksi nuri warna-warni dari berbagai daerah. Selain bisa belajar lebih dekat, kunjunganmu juga otomatis mendukung upaya konservasi satwa langka.
Jadi, yuk, kenali lebih banyak jenis burung nuri, lihat langsung keindahannya, dan dukung pelestariannya di Bali Bird Park. Pesan tiketnya di sini!Ā Ā










